Diamlah ,sakit telinga ku mendengar ocehanmu.
Diamlah ,sakit hati ku atas cibiranmu.
Diamlah, karena tanpa kau sadari mulut mu berbisa.
Diamlah, tak kuat ku menahan air mata yang bertetesan.
Diamlah, haruskah ku balas perkataanmu.
Diamlah, jangan sampai emosiku kan meluap.
Diamlah, karena ku tak ingin memperpanjangnya.
Maka diamlah lebih baik untukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar